Gunung Semeru & Ranu Kumbolo



Semeru siapa sih yang gak tau karena keindahannya sampe di buat film nya film nya juga harusnya pada udah tau laahh judulnya      “5 CM” nahh kali ini gw bakal nyeritain pengalaman gw ke gunung tertinggi di pulau jawa ini gak pake lama langsung aja.

Jadi gini ceritanya, temen gw ada yg suka nanjak gunung dan pernah ngajak gw nanjak yaaa pasti dong gw ikut kali ini dia ngajak gw ke gunung Semeru pertamanya sih gw bingung mau ikut apa nggak karena biaya yg gk murah gw harus minta dulu ama ortu + nabung dan akhirnya gw putuskan untuk ikut nanjak.

Pada tanggal 12 september 2016 akhirnya kita jadi menuju semeru yang berada di daerah malang, kita beranggotakan 8 orang anak SMA, 4 orang pendamping dan kita ngumpul di stasiun  senen naik kereta ke malang jam 10 dan perjalanan nya lama banget sekitar 1 jam dan itu Cuma duduk doing di kereta.

Sesampainya dimalang jam 2an kita pun di jemput dengan angkot sewaan dan dibawa ke tempat penginapan yg tidak jauh dari stasiun dan kita langsung siap siap tidur walaupun Cuma 2 jam tidurnyaa setelah bangun jam set 5 kita langsung packing dan memilah mana yg harus di bawa dan tidak harus dibawa lalu kita naik jeep menuju       Ranu Pane di jalan kita memasuki kawasan “Bromo Tengger Semeru” pada saat di jalan kita melewati gunung Bromo dan jalannya pun sangat mengerikan hehehehe kanan kiri jurang untung yg bawa jeep jago :D.

Setelah sampai di Ranu Pane kita membayar simaksi di tempat pendaftaran dan kita mendapatkan instruksi dari para petugas di sana dan sama seperti kalau mau nanjak di gunung-gunung lain tidak boleh sombong yang udah sering nanjak pasti udah tau peraturan itu soal nya gunung itu bukan daerah kita dan yg pasti membawa sampah di gunung turun jangan di tinggalin di atas jangan ngaku anak pencinta alam kalo masi buang sampah sembarangan.

Kita pun jalan sekitar jam 8an dengan semangaat yg membaraa aseek kita pun memulai nanjak dari Pos 1 menuju Pos 2 di awal awal kita melewati perkebunan penduduk Ranu Pane oiya dan kita juga menyewa porter untuk membantu kita dia jalan duluan udh apal dan kuat banget kita baru mulai jalan dia udah ngilang hehehehe okey kembali ke perjalanan kita dari pos 1 ke pos 2 gk jauh jauh banget nahh setelah sampai di pos 2 yg dinamakan watu rejeng karena disini terdapat batuan yg menyerupai tebing yang sangat indah.

Setelah melewati pos 2 kita menuju pos 3 jalur pendakian  melipir ke bukit dengan trek yang masih tidak terlalu menanjak namun cukup membuat kita kecapean dan melewati jembatan baru  sebagai pengganti jalur lama yg longsor. Pos 3 juga tidak berbeda dengan pos-pos sebelumnya, berupa area datar yang ada di belokan pendakian yang telah menjadi ciri khas.

Pada pos 3, tanjakan yg melelah kan sudah menunggu di depan dan sangat menguras tenaga sebelum kembali ke jalur melipir ke perbukitan. Setelah melewati pos 3 Ini jalur pendakian gunung semeru yg cenderung landai dan naik-turun. Tak lama kemudian kabut pun turun serasa melewati hujan grimis dengan hati hati kita melewati kabut itu lalu pada saat kita menengok ke kiri samar samar terlihat danau yang sangat indah yaa itu ada lah RANUKUMBOLO dengan sangat semangat kita menuju ranukumbolo yg indah itu.

Pada saat di sampai Ranukumbolo abang abang porter sudah nongkrong sambil ngerokok nungguin kita dan tenda udah jadi hehehhehe kita bilang maksih ama abang nyaa dan udah soree pada saat sampai di ranukumbolo dan kita langsung siap siap tidur.

Pada keesokan harinya gw bangun pagi dan mao masak makanan dan gk sengaja gw denger dari tenda kakak pendamping gw dia ngobrol ama abang porternya kata abang porternya gini “cuaca di atas lg buruk banget saya gk berani naik” dan gw kaget laah abang abang yg udah biasa naek aja takut dan lebih parahnya gw denger “ada yg meninggal di atas lg mau di turunin ke bawah” pertamanya gw kira itu cerita yg kemaren kemaren cerita udah lama gitu dan kira kira jam 8 an kita di ajak ngumpul ama kakak pendamping kita dia ngasih tau hal yg gw denger tadi dan dia bilang ada yg meninggal gw disitu kaget bgt kita semua ragu mau naik apa enggak akhirnya kita putuskan untuk tidak naik karena untuk menghormati sesama saudara pencinta alam yg meninggal di atas sana.

Pada saat mayat nya hampir sampai di ranukumbolo petugas memanggil semua orang yg ada di ranukumbolo dan dia pun melarang kita untuk naik ke atas karena cuaca buruk dan sudah ada yg meninggal jika ada yg memaksa untuk naik dia ajak dilarang untuk datang ke semeru lagi tidak lama setelah itu mayat nya pun sampai di ranukumbolo dan kita pun menyolatkanya.

Akhirnya karena  kita tidak boleh naik ke atas kita memutuskan untuk menginap di ranukumbolo 1 hari lagi dan itu pun di izinkan oleh petugas, banyak teman teman yg kecewa tidak bisa naik ke atas dan tidak sampai ke puncak dan kita mengisi waktu kita dengan bermain mengambil foto foto di ranukumbolo dan pada saat malam kita menyanyi sebelum tidur.

Pada pagi harinya kita melihat tanjakan yg di sebut tanjakan cinta konon katanya kalo kita nanjak itu tanpa nengok belakang kita bakal dapet cinta yg kita inginkan dan gw nyoba hehehehehe setelah melewati tanjakan yg sangat melelahkan aseek kita melihat ladang yg sangat luas yg dinamakan ORO ORO OMBO dan gw turun ke bawah untung metikin bunga yg cakep itu BTW bunga ini bukan bunga yg dilindungi ya malah kata petugas nya bawa aja yg banyak soalnya tipe bunga itu ada lah parasit mereka juga bilang katanya mau di musnahin karena bikin daerah itu gersang.

Setelah jalan jalan ke oro oro ombo kita kembali ke tenda dan siap siap untuk turun kitapun berkemas kemas dan mengucapkan terima kasih kepada alam karena sudah memberikan kesempatan untuk kita menginap beberapa hari di ranukumbolo dengan sedih dan senang kita pun meninggalkan ranukumbolo dan menuju pos 3 dilanjutkan menuju pos 2 dan kita makan makan buah dulu dan akhirnya sampai di pos 1 lalu ber istirahat sebentar dan kita pun menuju ranu pane lagi untuk mengabarkan petugas bahwa kita sudah turun.

kemudian kita di jemput jeep waktu itu sudah larut malam karena hujan yg lumayan deras makanya jeep nya tidak bisa naik ke atas untuk menjemput dan kita kembali ke penginapan untuk tidur.


Keesokan harinya kita pun berkemas kemas untuk pulang ke JKT kita sempat untuk jalan jalan di malang lohh makannya murah murah hehehehe setelah kenyang kita menuju ke stasiun dan menunggu kereta untuk pulang dan mengucapkan selamat tinggal kepada kota malang dan berjanji suatu hari nanti kita akan kembali dan mencapai puncak tertinggi di pulau jawa itu.

Ada beberapa Foto nihhh




Eitss video juga ada


Comments

Popular posts from this blog

Rasisme dan Toleransi

Sinopsis Laskar Pelangi